Cara Memilih Bisnis Waralaba (Franchise) yang Menjanjikan Keuntungan Besar

Dalam memilih bisnis waralaba yang menguntungkan diperlukan kehati-hatian, supaya pilihan yang diambil tidak mengecewakan. Umumnya orang yang baru mau mencoba usaha franchise akan kebingungan saat menentukan franchise apakah yang tepat dan cocok untuk dijalankan.

Kebingungan itu sangar wajar, karena saat ini sangat banyak terdapat ide usaha waralaba yang ditawarkan, dengan berbagai penawaran yang menarik. Dan sebagian besar bisnis franchise ini bergerak dalam bidang usaha kuliner.

Memilih ide bisnis yang prospektif memang harus cermat, karena setiap kegagalan terdapat kerugian yang harus dihadapi. Baik moril, terutama materiil. Memilih suatu peluang usaha yang berpotensi, secara hati-hati, akan mengurangi potensi kerugian yang mungkin kita hadapi. Kalau mungkin sukses tanpa memerlukan kegagalan kenapa perlu sukses dengan pernah mengalami kegagalan?

Bisnis franchise adalah peluang bisnis yang saat ini sedang digandrungi oleh banyak orang, banyak wirausaha yang mencoba terjun ke bisnis ini. Penyebabnya adalah karena usaha ini dianggap mudah dijalankan. Karena tidak perlu menyiapkan merek, peralatan, dan hal-hal lainnya seperti resep; bisnis ini sudah bisa dijalankan. Yang dibutuhkan hanyalah menyiapkan modal yamg relatif tidak terlalu besar.

Jika anda ingin mencoba menjadi pengusaha tapi bingung untuk memulainya disebabkan kurang mempunyai pengetahuan tentang usaha, bisnis franchise patut anda coba. Karena dalam usaha franchise biasanya sistemnya sudah ada dan siap dieksekusi. Sehingga anda tidak perlu terlalu bingung untuk memulai dari mana.

Dalam panduan bisnis kali ini akan kami bagikan beberapa tips cara memilih usaha franchise yang menguntungkan. Dengan membaca artikel ini, kami berharap anda akan lebih mudah dalam memilih franchise yang cocok bagi anda serta bisa mengurangi resiko kegagalan dalam memulai bisnis franchise ini.

Sebelum lebih jauh membahas tentang cara memilih franchise yang baik, ada perlunya kita mulai dengan mengetahui apa itu franchise. Dengan begitu akan memudahkan kita saat memahami keterangan-keterangan selanjutnya.

 

Apa itu Bisnis Franchise (Waralaba)?

Bisnis franchise adalah suatu bisnis yang menghubungkan beberapa pihak untuk saling bekerjasama. Dalam usaha franchise ini pihak-pihak yang bekerjasama disebut franchisor dan franchisee.

Pihak franchisor merupakan pihak pemberi waralaba. Franchisor bertanggungjawab terhadap peralatan dan barang-barang, termasuk bahan baku yang dibutuhkan oleh pihak franchesee, sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat atau ditawarkan pihak franchisor.

Adapun pihak franchisee merupakan pihak penerima waralaba (pengguna), yang mana mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kualitas produk serta brand image dari pemberi franchise yakni franchisor.

Kedua belah pihak, yakni franchisor dan franchisee membuat suatu perjanjian kerjasama. Dimana ada beberapa kewajiban yang harus diberikan oleh franchisor kepada franchisee, demikian juga kewajiban franchisee kepada franchisor.

Biasanya, kewajiban-kewajiban franchisor adalah berkaitan dengan kelengkapan operasi usaha, memberikan persiapan untuk management yang baik, menjamin bahwa usaha dapat terus berjalan yakni dengan mempersiapkan distribusi bahan baku dalam jangka yang panjang, dan mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan usaha tersebut sampai mendetail. Dengan begitu diharapkan mitra bisnisnya (franchishee) akan mudah dalam menjalankan usahanya.

Sedangkan kewajiban yang berhubungan dengan franchisee biasanya adalah memberikan franchisee fee dan royalty fee kepada pihak franchisor.

Yang dimaksud dengan franchise fee adalah jumlah uang yang harus dibayarkan oleh franchisee kepada franchisor, sebagai harga atas hak-hak yang diberikan oleh franchisor kepada franchisee. Biasanya, ini dibayarkan hanya sekali, yaitu pada saat pembelian franchise.

Adapun yang dimaksud dengan royalty fee adalah kewajiban franchisee yang harus diberikan kepada franchisor secara periodik, dimana jumlahnya disesuaikan dengan prosentase dari omset penjualan.

Nilai franchise fee dan royalty fee bergantung pada pilihan waralaba yang diambil.

Bisnis model franchise ini awalnya ada di Amerika dan kemudian berkembang hingga ke Indonesia. Yang mana ketika di Indonesia lebih familiar disebut sebagai bisnis waralaba.

Alasan kenapa bisnis ini cocok dikerjakan oleh pengusaha pemula adalah karena mudah untuk memulainya. Dengan bergabung pada suatu waralaba, anda tidak perlu lagi untuk repot-repot memikirkan merek, nama usaha, peralatan-peralatan, serta kualitas produk dan rasa. Karena hal-hal tersebut telah disiapkan oleh pihak franchisor.

 

Tips dan Cara Memilih Bisnis Waralaba atau Franchise yang Menguntungkan

Umumnya, permasalahan utama yang dihadapi para pengusaha pemula adalah kesulitan dalam hal modal usaha. Namun sebenarnya hal itu bukanlah suatu kendala, karena sekarang ini sudah banyak jenis usaha prospektif yang tidak lagi harus mengandalkan modal besar. Sudah sangat banyak bisnis waralaba ditawarkan dengan modal di bawah 10 juta.

Dengan adanya begitu banyak macam franchise yang ditawarkan, anda harus jeli untuk memilih agar tidak kecewa kedepannya. Pilih yang benar-benar prospektif untuk bisa mendapatkan keuntungan maksimal.

Di sini akan kami paparkan bagi anda cara untuk memilih bisnis franchise yang murah dan menguntungkan, beserta beberapa tips bisnis franchise yang semoga bermanfaat bagi anda.

 

  1. Pastikan bahwa izin dari bisnis franchise yang anda ikuti legal.

Dalam berbisnis, kita harus selalu hati-hati. Tidak perlu ambil resiko, jika memang resiko tersebut tidak perlu diambil. Oleh karena itu, untuk menghindari resiko yang tidak perlu, pastikan bahwa franchise yang anda ingin bergabung di dalamnya adalah suatu franchise yang legal dan dilindungi undang-undang, serta produk yang dihasilkannya juga bisa dipertanggung jawabkan. Dengan demikian, anda bisa menjalankan usaha anda secara tenang dan tidak perlu khawatir gulung tikar karena tersangkut permasalahan hukum.

 

  1. Pilih franchise sesuai dengan modal yang dimiliki.

Ketika seseorang memulai usaha akan bermula dari modal yang berbeda-beda. Modal itu bisa berasal dari tabungan, pinjaman bank, maupun sumber-sumber lainnya. Jika anda ingin terjun ke bisnis waralaba, sesuaikan atau pilihlah waralaba yang sesuai dengan modal yang anda miliki.

Tidak perlu memaksakan diri untuk membuka waralaba yang bertipe besar alias bermodal besar, jika modal kita memang terbatas dan tidak mencukupi untuk membuka franchise jenis itu. Buka sesuai dengan kemampuan permodalan kita.

Karena jika kita memaksakan diri, entah dengan menggadaikan aset maupun hutang yang tidak rasional, khawatirnya justru akan membuat kita tidak bisa rasional dalam mengelola bisnis yang kita jalankan. Berakibat tidak lakunya produk yang kita tawarkan.

 

  1. Pilih franchise yang teruji kredibilitasnya.

Memilih waralaba yang memiliki kredibilitas dan citra yang baik sangatlah penting, karena ini berkaitan dengan konsumen. Semakin baik citra dari sebuah waralaba maka potensi mendapatkan konsumen juga semakin besar.

Jangan asal-asalan dalam memilih waralaba. Meskipun suatu waralaba harganya sangat murah dengan fasilitas yang banyak, tapi kalau citranya jelek maka akan menyulitkan usaha kita untuk berkembang.

Ada baiknya jika memilih waralaba yang nama atau brand-nya sudah banyak dikenal, sehingga akan lenih mudah dalam menarik konsumen.

Jika anda ingin bisnis anda bisa berkembang secara cepat maka syarat ini harus anda penuhi. Dengan begitu potensi keuntungan anda kedepannya juga semakin lebar.

 

  1. Pilihlah lokasi yang strategis untuk bisnis franchise anda.

Salah satu hal yang penting dalam sebagian besar bisnis adalah pemilihan lokasi yang strategis untuk bisnis tersebut. Begitu juga dalam bisnis franchise, pemilihan tempat yang strategis akan mendorong kedatangan konsumen yang lebih banyak. Semakin anda berhasil memilih lokasi yang strategis, semakin potensial bisnis waralaba yang anda jalankan untuk mendapatkan konsumen.

Terkait hal ini, cari lokasi yang tepat, di antaranya adalah di pusat-pusat keramaian seperti pasar, dekat gedung-gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan, dekat kampus, dan tempat-tempat lainnya yang sekiranya banyak dikunjungi orang.

Jika anda berhasil dalam memilih tempat yang strategis untun bisnis anda ini, maka kemungkinan kesuksesan usaha franchise yang anda jalankan akan semakin besar.

 

  1. Perhatikan segmen pasar bagi produk franchise tersebut.

Dalam memilih lokasi yang tepat, perhatikan pula segmen pasar masyarakat tempat franchise anda. Sesuaikan antara produk dari franchise yang dijual dengan minat masyarakat, baik sisi jenis produk, cita rasa, maupun kemampuan ekonomi. Dengan begitu, akan memperbesar peluang kesuksesan anda.

Misalkan anda menjual produk makanan dengan harga kelas menengah ke bawah, maka sangat cocok jika anda buka franchise tersebut di tempat keramaian publik seperti di pasar.

 

  1. Selalu persiapkan diri untuk menghadapi resiko.

Usaha apapun, baik kecik maupun besar, pasti ada resikonya. Dan setiap bisnis, disamping berharap kesuksesan, pasti juga ada resiko kegagalannya. Oleh karena itu, jangan hanya berpikir tentang keuntungan, tapi juga berpikir tentang kegagalan.

Setidaknya anda harus selalu siap terhadap resiko yang mungkin dihadapi. Jika terjadi kegagalan dalam usaha yang anda jalankan, anda harus berani menghadapinya tanpa pantang menyerah. Jatuh dan bangun lagi, begitu terus menerus hingga tercapai kesuksesan. Seperti kata orang, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Tapi usahakan jangan terlalu sering gagal, di samping menghabiskan energi dan modal, juga menghabiskan peluang waktu anda dalam mencapai kesuksesan.

 

  1. Cari informasi selengkap mungkin tentang franchise yang diminati dan franchisor-nya.

Supaya dapat memperhitungkan atau memperkirakan masa depan bisnis anda sebelum bergabung ke suatu franchise, anda perlu menggali informasi sebanyak mungkin tentang reputasi bisnis franchise yang anda minati, serta mempelajari tentang bagaimana franchisor atau pemilik bisnis memulai usaha franchise tersebut dan perlu juga mengetahui tentang jumlah cabang yang telah dimiliki dan dibuka.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi dalam jangka panjang tentang bisnis tersebut dan anda bisa memperkirakan apakah bisnis waralaba itu mampu bertahan dalam jangka panjang ataukah tidak.

Selain bertujuan untuk memperkirakan masa depan brand franchise, mengetahui sejarah franchisor juga bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan tentang cara pengembangan bisnis ini kedepannya.

 

Demikian beberapa tips dan cara memilih bisnis waralaba (franchise) yang menjanjikan keuntungan besar yang dapat kami sajikan dalam artikel kami kali ini. Kami berharap agar anda mampu meraih kesuksesan dalam usaha franchise atau waralaba yang anda ingin tekuni. Dan apapun bisnis anda, semoga anda sukses dalam usaha anda

Tinggalkan Balasan