Ingin Memulai Bisnis Sewa Mobil? Ini Perhitungan Modal dan Keuntungannya

Pola hidup berkendara sudah menjadi tradisi di masyarakat. Hampir setiap keluarga setidaknya memiliki kendaraan bermotor roda dua. Banyak juga keluarga-keluarga yang telah memiliki kendaraan roda empat (mobil). Pada saat perjalanan jauh secara berombongan, orang-orang akan memilih menggunakan mobil, kalau memang tidak punya maka akan menyewa. Kebiasaan masyarakat ini menjadikan bisnis sewa mobil (rental mobil) menjadi banyak peminatnya. Hasilnya pun sangat menggiurkan.

Dengan munculnya berbagai macam fasilitas keamanan mobil, seperti peralatan-peralatan tracking dan asuransi, menjadikan peluang bisnis persewaan mobil menjadi banyak diminati. Meskipun saat ini sudah banyak yang membuka usaha sewa mobil, akan tetapi sampai saat ini masih terbuka cukup lebar peluang untuk masuk dalam ide bisnis menguntungkan ini.

Apabila anda berminat untuk terjun ke bisnis rental mobil, beberapa hal di bawah ini perlu anda perhatikan:

 

Memulai Bisnis Rental Mobil

Kuatkan dan pastikan mental anda untuk terjun di bisnis ini. Setiap bisnis ada risikonya, mantabkan diri anda untuk menerima risiko yang akan menghinggapi anda. Setelah anda mantab untuk terjun di bisnis ini, segera mulai dari tahapan yang terkecil. Karena bisnis yang baik adalah yang segera dimulai, tidak ditunda-tunda dan hanya dirancang-rancang.

bisnis-sewa-mobil

Hal paling utama yang anda harus persiapkan adalah modal. Setelah selesai dalam urusan permodalan, silahkan ikuti tips di bawah ini:

– Cari lokasi bisnis yang terlihat dan mudah diakses orang, sehingga memudahkan bagi calon pelanggan anda.

– Perhatikan jenis kendaraan yang saat ini menjadi kesukaan masyarakat. Untuk disewakan biasanya lebih cenderung dibutuhkan mobil yang mempunyai kursi agak banyak, sehingga bisa menampung lebih banyak orang. Umumnya, orang-orang akan lebih menyukai family car dibanding yang lainnya.

– Selain memilih kendaraan yang disukai masyarakat, perhatikan juga biaya perawatan. Oleh karena itu pilih merek kendaraan yang suku cadangnya mudah didapatkan sehingga menghemat biaya operasional yang dikeluarkan.

– Cari asuransi kendaraan terbaik, usahakan yang berkualitas dan mudah cairnya. Hal ini sangat penting untuk mobil-mobil yang disewakan untuk mengurangi risiko kerugian di saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

– Buat pembukuan yang baik dan lengkap. Usahakan data pengguna dan kondisi mobil selalu terdata secara mendetail.

– Buat suatu jaringan bisnis bagi usaha anda. Bisa dengan mengikuti seminar bisnis, bisa juga dengan bergabung ke dalam organisasi-organisasi bisnis di daerah.

– Sediakan sopir yang memang benar-benar tertib, disiplin, dapat dipercaya dan mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi. Jangan mempercayakan mobil rental anda kepada sopir yang suka ugal-ugalan dalam berkendara.

– Sebelum anda benar-benar terjun ke dunia bisnis rental mobil, perhitungkan terlebih dulu perimbangan antara modal yang harus dikeluarkan dan potensi keuntungan yang bisa didapatkan.

 

Pastikan Keuntungan Anda

Hal ini penting. Dalam suatu bisnis seringkali hal ini diabaikan, karena dalam rasio banyak orang menganggap yang namanya bisnis pasti cari untung. Tapi sebenarnya tidak sesederhana itu, mencari keuntungan pun harus terukur supaya usaha bisa kontinyu, berjalan dengan lancar. Bandingkan antara modal yang harus dikeluarkan dengan profit yang dihasilkan, apakah sesuai. Jika anda keuntungannya sesuai dengan modal yang dikeluarkan maka silahkan untuk memulai usaha rental mobil ini.

bisnis-rental-mobil

Supaya lebih jelas dalam perhitungan modal dan keuntungan, silahkan cermati dulu analisa berikut ini:

Pilih Mobil Baru atau Mobil Bekas?

Konsumen biasanya akan lebih memilih mobil baru dibandingkan mobil bekas, meskipun tarifnya sedikit lebih mahal. Di samping itu, biaya yang dikeluarkan untuk mobil baru biasanya juga lebih kecil, setidaknya sampai umur mobil 3 tahun. Urusan yang berkaitan dengan asuransi pun akan lebih mudah dan lancar apabila mobil yang diasuransikan adalah mobil baru. Karena asuransi sangat diperlukan bagi kendaraan yang disewakan.

Sedangkan keuntungan kalau menggunakan mobil bekas adalah pada sisi pembeliannya yang lebih murah. Di samping itu, umumnya aksesori mobil seperti kaca film biasanya sudah terpasang, sehingga tidak perlu biaya lagi untuk membelinya.

Beli secara Kredit atau Cash?

Sebenarnya paling bagus adalah beli cash, karena tidak perlu lagi membayar beban angsuran setiap bulan. Selain itu, tidak perlu lagi khawatir akan didatangi oleh deb collector karena menungak cicilan bulanan.

Tapi kalau memang modal anda terbatas untuk membeli mobil yang akan disewakan secara cash, anda bisa membelinya secara kredit. Anda harus perkirakan bahwa anda mampu membayar angsurannya. Karena jika tidak, cara membeli mobil secara kredit justru bisa menghancurkan bisnis anda, bahkan mengacaukan keuangan anda secara keseluruhan.

Keuntungannya adalah anda hanya perlu mengelurkan uang yang tidak terlalu besar untuk DP, dan anda sudah bisa segera memulai usaha rental mobil anda. Dengan begitu uang hasil rental mobil bisa anda gunakan untuk mencicil kekurangannya. Tapi perlu diingat, anda harus yakin dengan perhitungan yang rasional bahwa anda mampu membayarnya sesuai jadwal pembayaran angsuran. Kalau tidak maka akan mencelakanan bisnis anda dan keuangan anda yang lainnya.

Silahkan pilih di antara keduanya yang sekiranya lebih menguntungkan dan lebih leluasa bagi anda. Perhitungkan secara matematis realistis, jangan gunakan perhitungan ideal.

 

Perkiraan Modal dan Keuntungan Bisnis Sewa Mobil Setelah Berjalan Selama 2 Tahun

Modal

  • Semisal harga mobil: Rp.150.000.000,-
Semisal DP 20% x Rp.150.000.000 Rp.30.000.000
Cicilan Rp.4.000.000 per bulan selama 23 bulan
Aksesoris (kaca film, lapis karet kaki, cover jok, dll) Rp.5.000.000
Asuransi total Rp.3.000.000
Biaya Total Rp.160.000.000

 

Pengeluaran Rutin Selama 2 Tahun

Bensin Rp.600.000 per hari x 2 tahun Rp.14.400.000
Biaya ganti oli mesin & transmisi Rp.6.000.000
Biaya ganti ban 2 set Rp.9.000.000
Biaya ganti aki sekali Rp.500.000
Biaya servis rutin Rp.9.000.000
Biaya cuci dan salon mobil setiap 3 bulan sekali Rp.8.000.000
Bayar pajak Rp.5.000.000
Total Pengeluaran berjalan selama 2 tahun Rp.51.900.000

 

Perkiraan Penghasilan

Perkiraan hasil sewa selama 2 tahun berjalan Rp.292.000.000
Perkiraan hasil penjualan mobil setelah lunas cicilan Rp.120.000
Perkiraan total Penghasilan Rp.412.000.000

 

Keuntungan Bersih Bisnis Sewa Mobil

Keuntungan yang didapat setelah sewa mobil berjalan selama 2 tahun

Penghasilan Rp.412.000.000 dikurangi modal & pengeluaran rutin Rp.200.100.000 Keuntungan bersih Rp.200.100.000

Hitungan di atas merupakan perkiraan jika tarinya adalah Rp.400.000 per 12 jam dan tarif naik 2 kali lipat saat musim mudik seperti saat lebaran. Dengan perhitungan bahwa mobil disewa paling sedikit 12 jam setiap harinya.

Perhitungan ini hanya perkiraan, belum tentu realitasnya seperti itu. Anda harus menghitung kembali ketika akan memulai bisnis rental mobil anda. Jika perhitungan anda tepat dan masuk akal, maka sangat mungkin anda bisa sukses dan kaya raya dari bisnis ini.

usaha-rental-mobil

Hambatan Bisnis Sewa Mobil

Beberapa hambatan yang mungkin timbul dalam bisnis rental (sewa) mobil di antaranya adalah:

  • Mobil hilang atau dicuri.
  • Mobil mengalami kerusakan, baik kerusakan ringan maupun berat atau terlibat kecelakaan.
  • Penyewa kurang atau sepi.

Cara mengatasi supaya mobil rental tidak dibawa kabur adalah dengan menahan kartu identitas penyewa dan meminta kepada penyewa sejumlah uang jaminan, semisal Rp.500 ribu atau Rp.1 juta. Sebagai penjamin keamanan, perlu juga anda pasang perangkat keamanan pada mobil rental anda, seperti memasang alarm, kunci stir, dan yang paling utama GPS tracker untuk melacak posisi mobil anda ketika dibawa kabur atau dicuri orang.

Sedangkan untuk mengatasi mobil rusak supaya tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya adalah dengan mengikuti asuransi. Supaya klaim anda tidak dipersulit maka anda juga harus paham tentang seluk beluk permasalah mobil, sehingga mudah dalam diplomasi anda ketika harus berhadapan dengan pihak asuransi.

Untuk mengatasi jika bisnis rental mobil anda sepi penyewa, anda bisa bergabung dengan perusahaan-perusahaan taksi online seperti Uber, GoCar, GrabCar, dan lain-lain. Sehingga anda tetap mendapatkan pemasukan dari mobil anda.

Cara lainnya, anda bisa juga menawarkan jasa sewa mobil anda kepada perusaha-perusahaan besar yang membutuhkan mobil sebagai operasional perusahaan. Diharapkan, perusahaan-perusahaan tersebut secara jangka panjang mau menyewa mobil anda. Karena biaya sewa mobil biasanya akan lebih murah bagi perusahaan-perusaan itu dibandingkan jika harus membeli mobil untuk perusahaan.

Sebagai penutup, bisnis sewa atau rental mobil ini jika dikerjakan secara profesional dengan hitungan matematis yang masuk akal, maka akan sangat menguntungkan dan menjanjikan kesuksesan yang cukup besar. Pelajari semua hal tentang cara bisnis sewa mobil sebelum anda terjun ke dalam bisnis ini. Setelah anda yakin bahwa keuntungannya bisa maksimal, silahkan untuk memulainya. Dan semoga kesuksesan selalu menyertai anda dalam segala bisnis yang anda geluti.

Tinggalkan Balasan