Ide Usaha Rumahan Bimbingan Belajar dengan Modal Kecil

Salah satu dampak positif dari keputusan pemerintah terkait diberlakukannya standar kelulusan untuk pelajar baik tingat SD, SMP, maupun SMA adalah semakin maraknya lembaga bimbingan belajar (bimbel) baik tingkat nasional atau pun tingkat kecil di pedesaan.

Keputusan pemerintah ini bisa menjadi peluang usaha untuk mendirikan sebuah usaha rumahan bimbingan belajar. Karena bukan hanya lembaga saja yang bisa mendirikan sebuah bimbingan belajar tapi semua kalangan pun bisa, asal memenuhi standar.

Tidak hanya orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah negeri saja yang khawatir jika anaknya sampai tidak lolos ujian nasional, tapi para orang tua yang anaknya di sekolah swasta pun merasakan hal yang sama. Jadi wajar jika mereka berlomba-lomba mencari sebuah bimbingan belajar untuk mendukung pendidikan anaknya.

Bagi para guru honorer dan mahasiswa, atau pun kalangan umum yang berkompeten di bidang pendidikan, tidak ada salahnya untuk mencoba mendirikan sebuah bimbingan belajar. Karena disamping tidak membutuhkan modal besar, sistem bisnis yang harus dijalankan tidak terlalu rumit sehingga bisnis ini bisa jadi pilihan sebagai bisnis sampingan. Bisnis bimbingan belajar ini juga cocok dikerjakan oleh para istri dan ibu rumah tangga sebagai suatu usaha rumahan yang menghasilkan

Nah, untuk anda yang tertarik membuka usaha rumahan bimbingan belajar, sebelum memulai ada baiknya anda mengetahui bagaimana cara maupun analisa usahanya, agar nantinya anda tidak berhenti di tengah jalan karena beberapa kendala yang akan anda hadapi.

Kami KonsultasiBisnis.com akan menyajikan cara dan apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memulai ide bisnis ini serta analisa usahanya. Berikut beberapa poin penting yang harus anda ketahui:

 

  1. Tentukan jenis atau model bimbingan belajar yang akan anda dirikan.

Sebelum anda memulai usaha rumahan bimbingan belajar, anda harus memutuskan jenis bimbingan belajar seperti apa yang akan anda pilih, agar usaha yang anda jalankan nantinya jelas dan sistematis serta tidak amburadul.

Secara garis besar, bimbingan belajar dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

a. Bimbel klasikal/kelembagaan

bisnis bimbingan belajar

Bimbingan belajar ini merupakan sekolah swasta yang didirikan oleh lembaga yang mampu menampung puluhan siswa. Modelnya hampir sama seperti yang biasanya dilaksanakan di sekolah-sekolah formal. Jika anda memiliki ruangan kosong yang bisa anda gunakan untuk menampung beberapa siswa, anda bisa menggunakan model bimbel ini.

Kelebihan dari model bimbel ini terletak pada hasilnya yang terbilang lumayan karena banyaknya murid yang bisa anda tampung. Namun, dengan banyaknya murid, otomatis diperlukan keahlian dan kesabaran ekstra untuk membimbing banyak karakter siswa dan harus mengerti kemampuan siswa yang berbeda-beda.

Umumnya, bimbingan jenis ini memberikan bermacam-macam fasilitas pendukung, seperti: modul bimbel, buku panduan les, informasi pendidikan, ringkasan rumus, konsultasi, dan sebagainya. Dan bimbel kelembagaan ini lebih intensif karena jam belajarnya lebih banyak.

Biasanya tarif bimbel ini bulanan. Tidak perduli seberapa sering murid berangkat atau tidak. Hitungannya perbulan selama murid tersebut masih terdaftar sebagai peserta didik. Jika anda memasang tarif rata-rata Rp. 50.000/bulan untuk masing-masing murid. Bayangkan jika anda memiliki 40 murid, maka anda akan mendapatkan Rp. 2 juta. Lumayan bukan?

b. Bimbel les privat/individu

bisnis bimbelAda kelebihan tersendiri dari jenis bimbel yang satu ini. Dimana anda hanya memantau satu siswa sehingga lebih mudah untuk meningkatkan hasil belajar. Selain itu, anda bisa fokus pada satu anak, tidak seperti bimbel klasikal yang harus lebih bersabar dan lebih rumit.

Meskipun lebih mudah dalam hal pengajaran, tapi hasil pendapatannya tentu kurang besar jika dibandingkan dengan bimbel klasikal, kecuali tarif les privat yang anda pasang besar, dengan perbandingan 1 anak les privat sama besar hasilnya dengan 10 anak les klasikal. Tapi hal ini terlihat berlebihan bukan?

Berbeda dengan bimbel klasikal, bimbel ini hanya terdiri dari satu siswa dan satu tentor/guru. Dan pembelajaran dilakukan di rumah klien/siswa, jadi tentornya datang langsung ke rumah, namun ada pula yang kliennya datang langsung ke rumah tentor. Bimbel privat lebih sederhana ketimbang bimbel klasikal karena intinya adalah membantu masalah siswa dalam belajar.

Bimbel ini terlihat tidak terstruktur dengan baik, karena anda tidak memiliki kurikulum tersendiri. Namun, bila anda ingin membuatnya serius, anda bisa mengembangkan les individu ini menjadi sebuah lembaga yang memberikan bimbingan belajar privat. Faktanya, banyak siswa yang menginginkan pembelajaran privat, bukan dalam bentuk kelas. Kalau sudah begini, anda pun harus mempersiapkan modul dan perlengkapannya.

Untuk tarif bimbel privat, biasanya dihitung per pertemuan, meskipun dibayarkan perbulan. Contohnya, per pertemuan anda memasang tarif Rp. 30.000. Anda mengajar 3 x seminggu. Maka dalam satu bulan untuk satu anak didik anda mendapatkan 12 x 30 ribu, sehingga satu bulan anda akan mendapatkan Rp. 360.000/anak. Agar hasil yang anda dapatkan bertambah, maka tambahkan anak didik anda.

c. Bimbel semi klasikal – privat

bisnis bimbel privatSebenarnya jenis bimbel ini lebih mirip dengan bimbel klasikal, dimana anda tidak hanya mengurus satu anak namun beberapa murid. Bedanya, anda hanya menerima murid dalam kisaran yang sangat sedikit maksimal 5 murid. Usaha rumahan ini terbilang lebih mudah dan hasil pencapaian nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan klasikal dan lebih kecil dari les privat murni.

Misalkan anda memasang tarif Rp. 20.000/anak dengan jumlah siswa 5 anak dan anda mengajar untuk satu kelas 12 x pertemuan selama satu bulan, maka anda akan mendapatkan hasil 20.000 x 5 x 12 = 1,2 juta untuk satu kelas.

d. Bimbingan belajar online

Bimbel OnlineBimbel jenis ini mungkin tidak semarak dengan bimbel klasikal atau pun privat, tapi bukan berarti tidak ada. Faktanya ada 6 bimbel secara online terbaik di indonesia yang mungkin bisa jadi rujukan anda. Kesemuanya mempunyai kelebihan masing-masing.

Proses pembelajaran dilakukan secara online dengan menggunakan fasilitas internet. Bentuknya bisa bermacam-macam, ada yang menyediakan video pembelajaran interaktif, sehingga siswa seolah-olah belajar di dalam kelas, seperti zenius. Ada juga yang mempertemukan guru dan siswa dalam satu wadah interaktif dimana akan berlangsung proses pembelajaran, seperti ruang guru, dan lainnya.

Anda juga bisa membuat website bimbel online seperti mereka. Karena bukan hanya yang berasal dari profesi guru formal saja yang bisa menjadi tentor, namun orang yang bukan berprofesi sebagai guru juga dapat menjadi guru di bimbel ini, asalkan orang tersebut menguasai materi pembelajaran.

 

  1. Tentukan mata pelajaran, kelas, dan pada tingkatan pendidikan mana yang akan anda ajarkan.

Bukan hanya jenis atau model bimbel apa yang harus anda tentukan, tapi mata pelajaran, kelas, dan pada tingkatan pendidikan mana juga harus jelas. Karena hal ini akan menjadi prioritas sistem usaha yang akan anda jalankan.

Apalagi sudah menyangkut mata pelajaran, anda harus benar-benar menguasai mata pelajaran yang anda pilih, terlebih lagi bagi pemula. Jangan sampai anda malu karena ada kesalahan atau ketidakmampuan dalam menguasai materi yang anda tentukan sendiri.

prospek bisnis bimbelJangan memaksakan diri untuk mengejar mata pelajaran yang kurang anda kuasai. Tapi pilihlah materi atau pelajaran yang paling anda kuasai agar anda dapat menaikkan nilai siswa. Dengan nilai siswa yang bagus, maka anda akan mendapat kredibilitas sehingga tanpa anda lelah promosi, bimbel anda akan ramai dengan sendirinya.

Tidak menutup kemungkinan, di tengah jalan nantinya akan ada orang tua yang ingin mendaftar tapi tidak sesuai dengan ketentuan yang anda buat, misalnya berbeda kelas atau mata pelajaran. Jika anda tidak tegas dan sistem anda lemah, maka anda akan tertarik untuk menerimanya apalagi dengan tawaran harga yang tinggi.

Nah, dari sinilah tanda awal anda tidak fokus dan tidak konsisten. Karena sistem yang anda bangun selama ini akan lemah dan amburadul. Ditambah jika mata pelajaran yang diminta belum anda kuasai sepenuhnya. Maka persiapkan diri anda jika harus mengalami kegagalan.

 

  1. Kenali tingkat ekonomi masyarakat.

harga bimbingan belajarKekuatan ekonomi di lingkungan pedesaan jelas berbeda dengan di perkotaan. Jadi berhati-hatilah dalam menentukan tarif bimbel untuk siswa. Jangan sampai bimbel anda sepi dan nggak laku gara-gara salah perhitungan dalam memasok harga.

Sama halnya seperti berjualan, cuma bedanya kali ini anda menjual jasa bukan barang. Anda harus pintar-pintar menentukan harga yang sekiranya sesuai dengan kemampuan perekonomian tempat anda memulai usaha.

Berbeda dengan bimbel privat/individu, anda bisa menentukan harga yang lumayan, karena kebanyakan orang tua yang akan menitipkan anaknya rata-rata mampu secara finansial. Tapi untuk jenis bimbel lainnya, sebaiknya anda hitung secara matang, karena harga menjadi pertanyaan pertama para orang tua sebelum mereka memilih.

Jika anda merasa terlalu kecil dalam mematok harga untuk bimbel privat, maka anda bisa memilih bimbel klasikal. Meskipun bayaran per anak sedikit, namun anda bisa menambah kelas, menambah quota murid per kelas, serta anda bisa juga menambah ruangan baru agar mampu menampung jumlah murid yang lebih banyak.

 

  1. Kenali kemampuan anda.

mendirikan bimbelPada bimbel klasikal, anda dituntut untuk selalu siap dan ekstra sabar dalam menghadapi banyaknya karakter pada siswa, dan anda harus mengerti bagaimana mengurus masing-masing karakter tersebut. Anda juga harus bersiap untuk menghadapi berbagai pertanyaan yang keluar dari mereka.

Jika anda kurang siap dalam menghadapi mereka, maka pilihlah les privat yang lebih mudah. Anda tidak akan kesulitan dalam berbicara karena hanya didengarkan oleh satu orang, sama seperti anda mengajari adik anda sendiri.

Ide bisnis usaha rumahan bimbingan belajar ini bisa dibilang sangat menguntungkan meskipun dengan modal yang terbilang kecil, tapi itu semua tergantung jenis bimbel seperti apa yang ingin anda ambil. Jika modal anda pas-pasan bahkan tanpa modal, maka anda bisa memulai usaha jenis bimbel privat atau individu.

Dalam segala jenis bimbel yang anda mulai, buatlah manajemen keuangan yang jelas, kurikulum, dan evaluasi yang rutin agar dalam mengajar dapat terarah dan tertarget. Evaluasi berguna sebagai indikator keberhasilan pembelajaran sehingga anda bisa menentukan langkah selanjutnya. Selamat mencoba!

 

 

Tinggalkan Balasan